
Demam berdarah dangue merupakan salah satu penyakit menular yang serius dan dapat berakibat fatal, khususnya di wilayah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia.
Penyakit ini disebarkan oleh nyamuk Aedes, yang berkembang biak di air bersih yang tergenang. Mengingat belum ada obat spesifik untuk demam berdarah, langkah pencegahan melalui metode 3M Plus adalah cara terbaik untuk mengurangi resiko infeksi.
Mengenali Gejala Demam Berdarah
Penting untuk mengenali gejala demam berdarah karena pengobatan dini dapat menurunkan resiko komplikasi serius. Gejala umumnya muncul 4 -10 hari setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi dan meliputi :
- Demam tinggi mendadak.
- Sakit kepala parah.
- Nyeri di belakang mata.
- Nyeri otot dan sendi.
- Mual atau muntah.
- Ruam di kulit yang muncul 3-4 hari setelah demam.
- Pendarahan ringan dari hidung atau gusi.
Pada umumnya penderita demam berdarah juga akan mengalami fase demam selama 2 – 7 hari, dengan uraian sebagai berikut :
- Fase pertama (hari ke 1-3) : Demam yang cukup tinggi sampai 400C
- Fase kedua (hari ke 4-5) : Merupakan fase kritis, penderita akan mengalami turunnya demam hingga 370C dan merasa dapat melakukan aktifitas kembali (merasa sembuh kembali) pada fase ini jika tidak mendapatkan penanganan dan pengobatan yang adekuat dapat terjadi keadaan fatal, akan terjadi penurunan trombosit secara drastis akibat pendarahan (pecah pembuluh darah)
- Fase ketiga (hari ke 6-7) : Demam kembali, fase ini merupakan fase pemulihan dimana trombosit perlahan-lahan naik kembali
Dalam kasus yang lebih serius, demam berdarah dapat menyebabkan pendarahan berat, penurunan tekanan darah tiba – tiba, dan kegagalan organ. Jika anda atau orang di sekitar anda menunjukkan gejala ini, segera cari bantuan medis.
Pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus
Untuk mencegah penyebaran demam berdarah, sangat krusial untuk mengeliminasi sarang nyamuk dengan metode 3M Plus, yang meliputi:
- Menguras dan Membersihkan tempat tempat penampungan air secara rutin
- Menutup rapat-rapat tempat penampungan air
- Mendaur ulang/memanfaatkan barang-barang yang dapat menampung air hujan.
Plus mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk :
- Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
- Menggunakan Obat Anti Nyamuk
- Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi
- Gotong royong membersihkan lingkungan
- Periksa tempat-tempat penampungan air
- Meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup
- Memberikan Lavasida pada penampungan air yang sudah dikuras
- Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar
- Menanam tanaman pengusir nyamuk
Penyakit DBD ini dapat menyerang siapa saja dari berbagai usia dan dapat berujung fatal bila tidak tertangani dengan tepat. Oleh karena itu, begitu merasakan gejala awal demam berdarah segera periksakan diri ke Dokter agar dapat ditangani segera dengan cepat dan tepat.
Dengan penerapan strategi 3M Plus dan kesadaran masyarakat tentang gejala serta cara penanganan awal demam berdarah, kita dapat secara signifikan mengurangi risiko dan dampak dari penyakit ini. Mari kita semua bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan dan aktif dalam kegiatan pemberantasan sarang nyamuk demi kesehatan bersama. Waspada dan proaktif adalah kunci utama dalam memerangi demam berdarah.
Mari lakukan upaya pencegahan bersama dengan senantiasa menjaga lingkungan sekitar kita.
Salam Sehat!
Rumah Khitan Robonat – Ratnasari.
